Pada postingan ini saya hanya ingin "copas" dan mencoba memaknai status kawanku di FB dari sudut pandang saya yang tentunya konteksnya pada diri saya ....
Berikut di antara status tersebut dan sekiranya saya belum ijin untuk men"copas"nya saya mohon maaf dandi blog ini lah saya mohon ijin. Saya yakin beliau-beliau ini tidak keberatan karena memberikan manfaat pada orang lain

"hari ini ada kuliah tentang karakteristik bahan pangan. percakapanku dengan para mahasiswa sampai ke sifat fluida non newtonian. kukatakan kepada mereka, bahwa hidup ini seperti berada di atas fluida non newtonian. kalau kalian diam, kalian akan tenggelam."
Saya memberikan garis bawah pada potongan kalimat terakhir, maknanya begitu dalam dan menjadikan reminder bagi saya ketika penyakit malas itu tiba. Bagaimana tidak malas itu penyakit yang luar biasa. Apa artinya kalau kita hanya diam dan tidak berbuat apa-apa? Orang mati juga bisa diam, lalu apa artinya hidup kita kalau kita hanya diam? Perbuatan menyia-nyiakan waktu memang dilarang dalam agama, yah ... mesti saya sendiri sering melakukannya sadar maupun tidak.
Di era sekaran ini ilmu dan teknolgi berkembang begitu pesat, bahkan sekedar mengikutinya saja sering saya kewalahan. Tapi kalau saya menyerah begitu saja saya semakin ditinggalkan oleh Jaman itu sendiri. Sementara Alloh masih menganugrahi kehidupan pada saya lalu untuk apa hidup jika tidak memiliki karya dan hanya menghabiskan waktu untuk akhirnya gagap ketika saya betul-betul kehabisan waktu karena semua yang hidup pasti mati. Karenanya sekecil apa pun saya akan berbuat, saya akan terus belajar sebisa saya meski kecil tapi setidaknya waktu ku tidak sia-sia terima kasih Bang Muzi untuk statusnya yang luar biasa.

Eddi Haryogya
RENUNGAN PAGI
Manusia hanyalah pengendara di atas punggung usianya.
Digulung hari demi hari, bulan, dan tahun tanpa terasa.
Nafas kita terus berjalan seiring jalannya Waktu, setia menuntun kita ke pintu kematian..
Sebenarnya dunialah yang makin kita jauhi dan liang kuburlah yang makin kita dekati.
Satu hari berlalu, berarti satu hari pula berkurang umur kita.
Umur kita yang tersisa di hari ini sungguh tak ternilai harganya, sebab esok hari belum tentu jadi bagian dari diri kita.
Karena itu,
jika hari berlalu tapi tiada Kebaikan dan Kebajikan yang kita lakukan maka akan keringlah batin kita.
Jangan tertipu dengan usia muda, karena syarat untuk mati tidaklah harus tua.
Jangan terperdaya dengan badan sehat, karena syarat untuk mati tidak pula harus sakit.
Teruslah berbuat baik...
Berkata baik...
Walau tak banyak orang yang mengenalimu, tapi kebaikan dan kebajikan yang kita lakukanlah yang akan menuntun kita pada kebahagiaan, dan akan dikenang oleh mereka yang kita tinggalkan.
(by : islamway)
Status dari Pak Edy ini sangat jelas .... jadi tidak perlu saya memaknailagi .....saya ingin menangis membaca tulisan ini. Astaghfirloh ...... hanya itu yang bisa saya ucapkan, saya ingin berbuat seperti itu meski sering godaan itu muncul ......Ya Alloh bimbinglah hambaMu ini ... amiin ....... Buat Pak Edy salam hormat dan terima kasih Pak.
RENUNGAN PAGI
Manusia hanyalah pengendara di atas punggung usianya.
Digulung hari demi hari, bulan, dan tahun tanpa terasa.
Nafas kita terus berjalan seiring jalannya Waktu, setia menuntun kita ke pintu kematian..
Sebenarnya dunialah yang makin kita jauhi dan liang kuburlah yang makin kita dekati.
Satu hari berlalu, berarti satu hari pula berkurang umur kita.
Umur kita yang tersisa di hari ini sungguh tak ternilai harganya, sebab esok hari belum tentu jadi bagian dari diri kita.
Karena itu,
jika hari berlalu tapi tiada Kebaikan dan Kebajikan yang kita lakukan maka akan keringlah batin kita.
jika hari berlalu tapi tiada Kebaikan dan Kebajikan yang kita lakukan maka akan keringlah batin kita.
Jangan tertipu dengan usia muda, karena syarat untuk mati tidaklah harus tua.
Jangan terperdaya dengan badan sehat, karena syarat untuk mati tidak pula harus sakit.
Teruslah berbuat baik...
Berkata baik...
Berkata baik...
Walau tak banyak orang yang mengenalimu, tapi kebaikan dan kebajikan yang kita lakukanlah yang akan menuntun kita pada kebahagiaan, dan akan dikenang oleh mereka yang kita tinggalkan.
(by : islamway)
(by : islamway)
Status dari Pak Edy ini sangat jelas .... jadi tidak perlu saya memaknailagi .....saya ingin menangis membaca tulisan ini. Astaghfirloh ...... hanya itu yang bisa saya ucapkan, saya ingin berbuat seperti itu meski sering godaan itu muncul ......Ya Alloh bimbinglah hambaMu ini ... amiin ....... Buat Pak Edy salam hormat dan terima kasih Pak.

